Jumat, 05 Maret 2010

Mengunci dan menyembunyikan Rumus di Excel

Kadang kita berpikir untuk mengamankan rumus
Excel agar tidak terjadi perubahan ketika digunakan
kembali, hal itu dikarenakan banyaknya tangan-tangan yang
bekerja atau mengoperasikan file yang kita buat itu.
Sebenarnya kita bisa dengan mudah menguncinya, tetapi hal
tersebut masih bisa ditiru kemudian diubah dan
dibuatkan file baru yang sama. Nah, cara terbaik adalah
dengan mengunci sekaligus menyembunyikan rumus
tersebut. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah blok
sel yang akan kita sembunyikan rumusnya.
Pilih Format>Cell, pilih tab Protection. Aktifkan
Locked untuk menguncinya dan Hidden untuk
menyembunyikannya lalu klik OK.
Pastikan sel lain tidak ikut terkunci agar kita sewaktuwaktu
bisa merubah data yang telah ada (Locked
tidak aktif, karena defaultnya Locked aktif) yaitu
dengan memblok semua sel yang tidak akan dikunci.
Kemudian jangan aktifkan Locked dan Hidden.
Pilih Tools>Protection>Protect Sheet…. Akan muncul kotak
dialog Protect Sheet. Aktifkan Contents,
kemudian ketik password yang akan digunakan, lalu
OK. Muncul dialog Confirm Password untuk
memastikan. Ketik kembali password yang sama, lalu OK.
Dan, sim salabim… rumus akan menghilang dengan
tiba-tiba. Untuk memunculkannya
kembali, pilih Tools>Protection>Unprotect
Sheet…. Ketik passwordnya, lalu OK. Dan,
abrakadabra… rumus akan muncul kembali.
Yang perlu Anda perhatikan, password harus
selalu diingat karena bila lupa Anda tidak bisa memunculkan
rumus tersebut. Untuk menjaganya, buatlah daftar password pada file atau
dokumen terpisah.

Pengaman Data Pribadi

Program ini cocok bagi para pengguna Windows 95/
98/ME yang komputernya sering dipakai oleh beberapa orang
sekaligus. Kebiasaan ini umumnya bisa membuat file-file pribadi
Anda dengan mudah dilihat, dimanipulasi, atau bahkan dihapus
oleh orang lain, apalagi oleh pemakai yang berpengalaman.
Penggunaan multiuser yang diatur lewat Control Panel biasanya
hanya memilah-milah folder tanpa benar-benar mengunci file atau
folder Anda dari yang tak berkepentingan.
Nah, ScramDisk adalah salah satu freeware yang ditujukan
bagi Anda yang sering mengalami kondisi tersebut. Software
gratisan berukuran mini ini bisa di-download dari
www.scramdisk.clara.net. Karena hanya ada dua file yang diinstal,
sebaiknya Anda menginstalnya di direktori yang tidak umum.
Misalnya pada direktori Windows dan jangan buat shortcut-nya di
desktop atau menu Start.
ScramDisk akan membuat suatu Container (saat di-mount
akan berupa drive baru, saat unmount berupa satu buah file)
untuk menampung semua data Anda dengan memanfaatkan
harddisk. Yang paling mengesankan adalah Anda bisa
memberikan empat tingkat password di mana masing-masing
tingkat bisa mencapai 39 karakter. (Hati-hati, jangan sampai lupa
dengan password Anda!)
Berikut adalah cara membuat Container.
1. Pilih File>Mount>Create, klik Browse untuk memilih di mana
Container ingin diletakkan. Disarankan di folder yang tidak
menarik perhatian, misalnya folder Windows/System, dan
beri nama yang juga umum misalnya SYSBAK.SYS. (Anda bisa
memberi nama dan ekstensi sesuka Anda, walaupun secara
default ekstensinya adalah .SVL).
2. Klik kotak di bawah nama file (bertanda panah dan klik
tombol Here to Create). Lalu tentukan ukuran dan nama drive
saat di-mount. Setelah itu klik OK.
3. Pada jendela yang muncul, klik tombol Pick Random berkalikali
hingga Pick random progress penuh (semakin besar
Container Anda, semakin sering pula Anda harus mengklik).
4. Akan muncul jendela baru yang menanyakan password untuk
Container Anda. Anda bisa mengisi salah satu atau semuanya
(asalkan bisa diingat), klik tombol Accept.
5. Muncul jendela baru untuk konfirmasi password, ketikkan
password sekali lagi. Setelah itu tunggulah hingga ScramDisk
menyiapkan Container (makin besar, proses makin lama). Jika
berhasil Anda akan melihat jendela berjudul "Host file create
and format completed", klik OK.
Untuk me-mount Container yang telah dibuat,
1. Pilih Password>Enter ciphered.... Jika Anda baru saja
membuat Container, maka password terakhir Anda telah
aktif, lalu klik Accept.
2. Pilih File>Mount>Create .... Klik Browse dan pilih file Anda,
tapi jangan mengklik kotak di bawah nama file (biarkan
kosong), klik OK. Sekarang Container Anda sudah di-mount
sebagai drive baru. Perhatikan pada "Open as:G", artinya
kontainer Anda sekarang (saat mount) adalah drive G:.
Anda bisa menggunakan Container ini sebagai drive biasa.
Anggap saja Anda membeli harddisk baru. File bisa di-copy, move,
delete, zip, dan lainnya. Setelah selesai bekerja, maka Container
tersebut harus di-dismount terlebih dahulu atau komputer takkan
bisa dimatikan (shutdown).
Cara dismount yang paling aman adalah
Dismount>Dismount Brutal>Yes, sehingga Container didismount,
password dibersihkan, dan ScramDisk ditutup.
Satu hal lagi yang masih perlu ditangani ialah sebaiknya file
Container Anda diberi atribut hidden dan read only. Caranya,
buka Windows Explorer, cari file Container Anda (dalam contoh
ini SYSBAK.SYS di folder Windows/System), klik kanan pada
Properties. Pada tab General, beri centang pada kotak Hidden
dan Read Only di bagian Attribute, lalu klik OK. Sekarang file
Container Anda akan tampak seperti file penting Windows.
Namun di samping itu, Anda harus tetap mem-backup datadata
penting. Sebab jika harddisk rusak atau file Container
tersebut terhapus, data Anda tetap hilang. Untuk menghapus
Container yang sudah tidak diperlukan lagi, Anda harus
menghapusnya lewat DOS murni, bukan prompt DOS Windows.
Untuk pengguna Windows Me, instalkan juga patch RealDos dari
www.microsoft.com.

Membetulkan Kesalahan Path pada Drive

Mungkin ini pernah terjadi pada suatu saat ketika Anda memasang harddisk
tambahan, ataupun mengubah drive CD-ROM Anda. Misalnya
ketika Anda memasang harddisk baru pada komputer Anda dan
CD-ROM yang tadinya menempati drive D:\ menjadi
drive E:\. Permasalahannya, saat sistem operasi membutuhkan file
instalasi dari sistem operasi aslinya, sistem operasi tersebut terus
membaca dan mencari file instalasi pada drive D:\.
Untuk menghindari agar sistem operasi tidak mencari pada
drive D:\, Anda dapat mengubah setting registry dengan mengklik
Start>Run lalu ketik regedit. Cari key HKEY_LOCAL_MACHINE\
Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Setup. Di sana
terdapat banyak path yang menunjukkan lokasi sebelum Anda
memindahkan drive CD-ROM. Carilah path yang sering mengalami
error dan ubah path-nya menuju ke drive yang benar.
Harap dicatat bahwa mengubah setting registry penuh resiko,.
Sebaiknya Anda mem-backup setelan registry Anda sebelum
mencoba trik ini.

Kamis, 25 Februari 2010

Sistem Reproduksi Pada ikan

Secara umum diketahui bahwa ikan memperbanyak diri secara seksual dengan bertelur. Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri, dijumpai beberapa variasi dari cara bertelur ikan tersebut. Apakah itu suatu penyimpangan?? Tentunya bukan.

Reproduksi ikan diawali dengan bercampurnya spermatozoid dari ikan jantan dengan telur (ovum) dari ikan betina sehingga menghasilkan telur yang dibuahi. Selanjutnya telur ini akan mengalami pembelahan sel berulang-ulang, berkembang dan akhirnya membentuk individu baru.

Pada sebagian besar ikan, betina dan jantan merupakan individu terpisah. Akan tetapi pada beberapa fimili, seperti Sparidae dan Serranidae, jantan dan betinanya bisa terdapat pada satu invidu sehingga mereka dapat melakukan pembuahan sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai hermaphroditik (Dalam mitologi Yunani Hermaphrodite adalah anak Mercurius (Hermes) dengan Venus (Aphrodite) yang mempunyai perpaduan pria dan wanita dalam dirinya). Pada hermaphroditik, telur dan sperma sama-sama dihasilkan (baik pada waktu bersamaan, maupun berbeda), selanjutnya mereka “kawin” dengan jenis hermaprodit lainnya. Pembuahan sendiri secara eksternal bisa terjadi pada ikan hermaphrodit yang akan mengeluarkan telur dan sperma secara simultan. Pada jenis hermaphrodit yang lain pembuahan internal sendiri juga dapat berlangsung.

Pada kasus Mollie Amazon dijumpai pula keunikan lain dalam cara reproduksinya. Yaitu, Mollie Amazon betina akan kawin dengan jenis Mollinesia lainnya, akan tetapi spermanya tidak sampai bercampur dengan sel telur. Uniknya, telur yang tidak dibuahi ini akan tetap mampu berkembang dan membelah diri serta menghasilkan individu baru. Fenomena ini dikenal sebagai gynogenesis atau pseudogamy.

Terjadinya individu baru ikan melalui proses tanpa pembuahan, atau dikenal sebagai parthenogenesis, juga dilaporkan berlangsung pada spesies Poecilia formosa .

Proses reproduksi pada sebagian besar ikan hias, pada umumnya berlangsung melalui pembuahan telur yang terjadi di luar tubuh ikan. Dalam hal ini, ikan jantan dan betina akan saling mendekat satu sama lain kemudian si betina akan mengeluarkan telur. Selanjutnya si jantan akan segera mengeluarkan spermanya, lalu sperma dan telur ini bercampur di dalam air. Cara reproduksi demikian dikenal sebagai oviparus, yaitu telur dibuahi dan berkembang di luar tubuh induk ikan.

Selain oviparus, dikenal pula cara reproduksi lain, yaitu ovoviviparus dan viviparus. Ovoviviparus merupakan suatu cara reproduksi dimana embrio ikan berkembang di dalam tumbuh induk betina akan tetapi tidak mendapatkan suplai makanan dari induk tersebut. Dalam hal ini tidak ada transfer makanan dari induk ke embrio. Dengan kata lain induk hanya memberi perlindungan saja, tapi tidak memberi makan. Cara reproduksi demikian dijumpai misalnya pada beberapa jenis Charasin seperti Corynopoma riisei . Pada saat kawin si jantan akan mendekatkan diri pada si betina selama beberapa saat kemudian akan melepaskan paket-paket sperma kedalam saluran telur (oviduct) si betina. Si betina selanjutnya akan dapat menghasilkan telur-telur yang dibuahi selama beberapa bulan, tanpa perlu kawin lagi.

Viviparus adalah suatu cara reproduksi yang kurang lebih mirip dengan proses reproduksi yang terjadi pada mamalia. Dalam proses ini struktur menyerupai plasenta (ari-ari) akan terbentuk dan telur yang dibuahi selanjutnya akan mendapatkan makanan dari induk ikan melalui plasenta tersebut. Pada famili Enbitocidae, misalnya, embrio ikan akan mendapatkan makanan dari induknya hingga tumbuh dan mencapai ukuran 1.75 inchi. Baru kemudian dilahirkan. Ikan jantan yang dilahirkan biasanya akan sudah dalam keadaan matang seksual. Pada Heterandria formosa dapat dijumpai sejumlah embrio dengan usia berbeda dalam rongga ovarianya. Prosesnya didahului dengan lepasnya telur matang dari ovari kedalam rongga ovaria secara bertahap, kemudian dibuahi oleh paket sperma yang sudah ada disana. Bayi-bayi ikan kemudian akan dilahirkan 2 – 3 ekor setiap hari, selama periode 1- 2 minggu.

Dalam kasus ovoviviparus dan viviparus, ikan betina dapat menyimpan paket sperma hingga selama 8 – 10 bulan. Selain itu pada beberapa kasus, seekor ikan betina bisa juga menyimpan sperma dari beberapa jantan sekaligus.

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari cara reproduksinya ikan dapat dibagi menjadi golongan bertelur (egg layer) atau oviparus dan golongan “melahirkan” (live bearer). Golongan “melahirkan” ini terdiri dari ovoviviparus dan viviparus. Sedangkan dari proses reproduksinya dapat digolongkan menjadi heteroseksual, hermaphroditik, dan parthenogenetik.

Sistem Ekonomi Islam

Terdapat beberapa riwayat terkait sebab turun ayat ini. Sebagi mukaddimah, tidak masalah kita sebutkan di sini, dengan tujuan untuk menghadirkan hakikat kehidupan yang dihadapi Al-Qur’an (saat ia diturunkan) dan hakikat upaya yang diberikannnya untuk mendidik jiwa dan mengangkat derajatnya ke posisi yang sebenarnya.

Ibnu Jarir meriwayatkan – dengan sanadnya – dari Al-Barrok bin ‘Azib – radhiyallahu ‘anhu – dia berkata : Ayat ini diturunkan pada kaum Anshar ketika penebangan pohon kurma (semacam peremajaan) mereka menyisihkan buah kurma yang belum matang dan menggantungkannya dengan tali yang diikatkan di antara dua tiang di Masjid Nabawi. Maka orang Muhajirin yang miskin memakannya. Seorang di antara mereka sengaja memberikan yang buruk dan dimasukkan (digantungkan) di ujung tongkat karena menduga hal tesebut tidak masalah. Maka Allah menurunkan pada yang melakukannya “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, …”.

Demikian pula seperti yang diriwayatkan Al-Hakim dari Al-Bbarrok dan dia berkata : Hadits tersebut shahih berdasarkan syarat Bukhari dan Musli, kendati mereka tidak mentakhrijnya.

Ibnu Hatim meriwayatkan – dengan sanadnya dari sumber lain – dari Al-Bbarrok ra dia berkata : Ayat itu turun pada kami. Kami adalah para pemilik kebun kurma. Ada seorang yang membawa kurma berdasarkan banyak atau sedikit (panen). Lalu seseorang datag membawa kurma simpanannya dan menggantungkannya di Masjid Nabawi. Ahlu Shuffah (beberapa sahabat miskin yang tinggal di Masjid Nabawi) tidak memiliki makanan. Salah seorang di antara mereka saat lapar memukul (kuram yang digantung itu) dengan tongkatnya, lalu jatuhlah buah kurma yang belum matang dan yang sudah matang. Iapun memakannya. Orang-orang yang tidak menyukai kebaikan datang membawa buah kurma yang rusak, buah ujung dan yang belum matang lalu digantungkan (di Masjid Nabawi), maka turunlah ayat “Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu infak-kan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya”. Dia berkata : jika di antara kamu dihadiahkan seperti apa yang dia berikan, niscaya dia tidak akan mengambilnya kecuali sambil memejamkan mata dan karena malu. Maka setelah itu kami datang dengan membawa kurma yang baik yang kami miliki.

Dua riwayat tersebut mirip redaksinya. Keduanya mengisyaratkan situasi, kondisi dan realitas di Madinah saat itu. Juga memperlihatkan pada kita lembaran yang bertentangan yang pernah dilukiskan kaum Anshar dalam sejarah pengorbanan, kemurahan hati dan pemberian yang melimpah. Bagaimana ayat tersebut memperlihatkan pada kita bahwa dalam satu jamaah terdapat contoh ajaib yang tinggi, sedangkan contoh yang lain adalah yang membutuhkan tarbiyah, perbaikan, dan arahan agar dapat menuju kesempurnaan. Sebagaimana sebagian kaum Anshar membutuhkan larangan bagi kesengajaan memberikan harta mereka yang buruk yang mana mereka sendiri terkadang tidak mau menerimanya dalam bentuk hadiah kecuali karena malu menolaknya dan tidak pula terjadi dalam transaksi bisnis kecuali dengan memejamkan mata. Artinya, sebuah kekurangan dalam value (nilai), padahal mereka persembahkan untuk Allah.

Sebab itu, datang komentar Allah “ Ketahuilah sesunggugnya Allah Maha Kaya lagi Terpuji”. Maha Kaya… Mutlak tidak butuh pemberian manusia. Jika mereka meberikan sesuatu, maka pemberian itu untuk diri mereka sendiri. Maka berikanlah yang terbaik dan juga dengan keikhlasan hati. Maha Terpuji…. Menerima yang baik-baik dan memujinya serta membalasnya dengan kebaikan (syurga).

Setiap dari dua karakter tersebut sangat menggugah hati kita, sebagaimana menggugah hati para kaum Anshar itu. “Wahai orang-orang beriman! Infakkanlah yang baik-baik dari hartamu”. Kalu tidak, Allah tidak butuh pada harta buruk yang diinfakkan itu. Sedangkan Dia hanya menerima dan memuji kalian jika memberikan yang baik-baik sebagai balasan bagi yang ridha dan bersyukur. Karena Allah adalah Pemberi rezki. Dia membalas pemberian kalian dengan balasan terpuji, sedangkan harta yang kalian berikan itu adalah pemberian-Nya juga sebelumnya. Inspirasi macam apa gerangan? Motivasi macam apa gerangan dan tarbiayah hati macam apa gerangan yang erdapat dalam metode yang amat dahsyat ini?

Manakala tidak mau berinfak atau memebrikan yang buruk dan jelek sesunguhnya menunjukkan motivasi yang buruk dan keyakinan terhadap apa yang ada di sisi Allah yang terganggu. Juga ketakutan pada kemiskinan yang tidak mungkin dimiliki jiwa yang terhubung dengan Allah, bergantung pada-Nya dan menyadari semua yang ada pada dirinya akan kembali kepada Allah. Allah membuka faktor-faktor pendorong tersebut bagi orang-orang beriman agar terlihat nyata dan agar mereka mengetahui dari mana tumbuhnya nafsu dan apa saja yang mempengaruhi hati… Itulah setan. “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia . Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)”.

Setan menakut-nakuti kamu akan kefakiran. Itulah faktor yang mempengaruhi jiwamu untuk tamak, kikir dan kompetisi tidak sehat. Setan juga menyuruh kamu berbuat fahsyak (keji). “Fahsyak” adalah setiap maksiat. Artinya, melampaui batas. Kendati kata “fahsyak” mendominasi makna makasiat tertentu, akan tetapi kata tersebut juga mencakup semua bentuk maksiat. Ketakutan fakir / miskin di kalangan kaum Jahiliyah sehingga mereka menguburkan anak-anak wanita hidup-hidup juga diesebut “fahsyak”. Rakus dalam mengumpulkan harta sehingga mendorong melakukan tarnsasksi riba, juga disebut “fahsyak”. Sesungguhnya takut miskin disebabkan infak fi sabilillah juga termasuk “fahsya”.

Ketika setan menjanjikan Anda kemiskinan dan menyuruh berbuat “fahsyak”, Allah menjanjikan Anda ampunan dan karunia. “Allah menjanjikan kamu ampunan dan karunia”. Didahulukan “ampunan” dan diakhirkan “ karunia”, karena karunia itu sebagai tambahan di atas “ampunan”. Termasuk juga pemebrian rezki di bumi ini, sebagai balasan pengorbanan di jalan Allah. “ Allah Maha Luas (karunia) dan Maha Mengetahui”. Dia memberi kelapanagan (rezki) dan mengetahui apa yang menjadi was-was (bisikan) dalam dada manusia dan apa yang terbetik dalam hati.

Allah idak hanya memberikan harta dan tidak ahanya ampunan. Akan tetapi memberikan “hikmah”, yakni kemampuan merealisasikan niat, lurus, menyadari penyakit dan tujuan dan meletakkan masalah pada temapatnya dengan tepat dan visi serta kesadaran penuh. Allah menganugrahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Alquran dan Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak”. Diberikan-Nya niat dan-Nya pula kesadaran mengenal penyakit dan tujuan sehingga tidak tersesat dalam menilai permasalahan / perkara. Diberikan-Nya kemampuan melihat yang mencerahkan yang membimbing memperoleh yang baik dan benar dari pergerakan dan perbuatan… Semua itu adalah kebaikan yang banyak dan beragam.

“Dan tidka ada yang dapat mengambil peringatan keculi mereka yang memiliki pemikiran”. Orang yang memiliki “lub” yakni akal, dialah yang ingat dan tidak lupa, hati-hati, tidak lalai, mengambil pelajaran dan tidak terjerumus ke kesesatan. Ini adalah tugas akal. Tugasnya adalah mengingat petunjuk wahyu dan bukti-buktinya serta memanfaatkannya sehingga tidak hidup main-main dan lalai.

Hikmah ini diberikan Allah kepada hamba yang dikehendaki-Nya. Hikmah itu terkait dengan kehendak Allah Subhanah. Ini adalah kaedah dasar dalam konsepsi Islam. Yakni, mengembalikan segala sesuatu pada kehendak mutlak dan pilihan Allah. Pada waktu yang sama, Al-Qur’an menetapkan hakikat lain, yakni siapa yang menginginkan hidayah dan berusaha meraihnya serta bersungguh-sungguh untuknya, maka Allah tidak akan menghalanginya dan bahkan menolongnya : “ Dan orang-orang yang bersusngguh-sungguh di jalan Kami pasti Kamu tunjukkan jalan Kami dan sesungguhnya Allah bersama orang-orang baik (professional)”. Hendaklah merasakan ketenangan setiap orang yang datang meraih petunjuk Allah bahwa kehendak Allah akan memberinya pentunjuk, hikmah dan kebaikan yang banyak.

Ada hakikat lain – sebelum membahas masalah ini dengan luas – sebelum meninggalkan renungan ini pada firmal Allah: “ Setan menjanjikan padamu kemiskinan dan menyuruhmu berbuat “fahsyak”, sedangkan Allah Allah menjanjikan padamu ampunan dan karunia. Dan Allah Maha luas (karunia) dan Maha Mengetahui. Dia memberika “hikmah” kepada orang yang dikehendaki….”.

Sesungguhnya di hadpan manusia hanya ada dua jalan, tidak ada jalan yang ketiga. Jalan setan atau jalan Allah. Apakah dia mendengar janji Allah atau janji setan. Siapa yang tidak berjalan di atas jalan Allah dan mendengarkan janji-Nya maka orang itu pasti berjalan di atas jalan setan dan mengikiuti janjinya. Sebab itu, tidak ada manhaj (yang lurus) kecuali hanya satu, yaitu “al-haq”… Manhaj yang disyariatkan Allah. Selain itu adalah milik setan dan dari setan.

Hakikat ini ditetapkan Al-Qur’an Al-Karim dan diulang-ulang serta amat ditekankan, agar tidak ada lagi argumentasi bagi orang yang ingin menyimpang dari manhaj Allah, kemudian mengklaimnya sebagi petunjuk dan kebenaran; dalam masalah apa saja. Tidak ada lagi remang-remang atau tertutup. Allah… atau setan. Manhaj Allah…. atau manhaj setan. Jalan Allah… atau jalan setan bagi yang menghendaki dan memilihnya. “Agar celaka orang yang celaka dengan nyata (argumentasi) dan hidup (dalam petunjuk) orang yang hidup dengan nyata”. Tidak ada lagi remang-remang, tertutup dan terbungkus… Sesungguhnya yang ada hanyalah “hudan” (petunjuk) atau kesesatan. Hak itu hanya satu dan tidak berbilang. “Dan tidak ada lagi setelah hak itu melainkan kesesatan”.